Jenderal Bintang Lima, Sebuah Ironi

Artikel Ini Merupakan Artikel Diseminasi Makalah DPS YSNB 2 Karya M. Riza Damanik Pada tahun 1963, Bapak Bangsa Indonesia Soekarno dalam Pidato Trisakti menegaskan bahwa Indonesia harus: 1. Berdaulat secara politik 2. Berdikari secara ekonomi 3. Berkepribadian secara sosial budaya Keharusan agar bangsa melaksanakan Trisakti, salah satunya disadari oleh Bapak Bangsa bila “pangan adalah soal hidup-matinya suatu bangsa”. Karena itu harus dilakukan secara mandiri. Terlebih sesuai amanat UUD 1945 pasal 33 dan 34 yang mengamanatkan bahwa negara harus berperan aktif dan bukan pasif dalam memakmurkan rakyat. Dimulai Era Presiden Soeharto Sayangnya setelah Bapak Bangsa itu telah tiada, Trisakti menjadi sebuah monumen yang terlantar. Diawali oleh Presiden Soeharto yang memasukkan modal asing ke Indonesia secara besar-besaran dan menjadikan hutang sebagai bukti kepercayaan luar negeri terhadap Indonesia, hingga lahirnya Undang-undang No. 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal serta Peraturan Presiden No.36 Tahun 2010 tentang Daftar Bidang Usaha yang Tertutup dan Bidang Usaha yang Terbuka dengan Persyaratan di Bidang Penanaman Modal, maka pemerintah selepas Bapak Bangsa dengan sengaja menyimpangkan tujuan awal negara. Negara tidak berperan aktif dalam memakmurkan negara, dan cenderung menyerahkan peran itu pada swasta. Karena itu negara kini dapat dikatakan telah berjalan diluar relnya. Hingga saat ini, setidaknya terdapat 14 sektor strategis yang dibuka pengusahaannya kepada perusahaan asing. Tabel. Rentang Maksimal Kepemilikan Asing di 14 Sektor Strategis Nasional http://imageshack.com/a/img577/5167/nxdz.jpg Note: Tabel disarikan dari Peraturan Presiden No.36 Tahun 2010 tentang Daftar...

Read More

KRI Irian kapal perang Indonesia yang ditakuti pihak barat

Sejarah KRI Irian, kapal perang yang ditakuti Belanda dan Amerika, tapi di mana keberadaannya? KRI Irian KRI Irian adalah kapal kelas penjelajah terbesar yang pernah di miliki Indonesia. Tidak hanya itu, kapal perang ini juga terbesar yang pernah ada di Asia. Kapal yang di beli dari Uni soviet (Rusia) pada tahun 1962 (tiba di Surabaya tanggal 5 Agustus 1962) memiliki bobot mati sekitar 16.640 ton ( bandingkan dengan 4 kapal korvet terbaru TNI AL kelas sigma yang beratnya 1.692 ton). Menurut catatan sejarah, Uni Soviet belum pernah sekalipun menjual kapal jenis penjelajah Sverdlov kepada negara manapun, kecuali Indonesia. Negara Asia lainnya yang juga pernah memiliki kapal jenis penjelajah ringan (light cruiser) kelas Sverdlov seperti KRI Irian adalah India. Uni Soviet menjual kapal jenis Sverdlov (SY 198) kepada India untuk di besi tuakan (scrap). Pemerintah Indonesia ketika itu membeli kapal yang kemudian di beri nama KRI Irian untuk persiapan menghadapi Belanda dalam rangka mensukseskan operasi pembebasan Irian Barat(Papua). Nama Irian itu sendiri di ambil dari slogan untuk merebut irian barat yang merupakan kepanjangan dari “Ikut Republik Indonesia Anti Netherland”. Kehadiran Cruiser jenis Sverdlov (KRI Irian) di Indonesia sempat membuat gentar pihak Barat, termasuk di antaranya Belanda. Kapal perang kebanggaan Kerajaan Belanda, Hr. Ms. Karel Doorman (kapal induk) dan juga Fregat yang di banggakan Belanda seperti Hr. Ms. Eversten (pembununuh KRI Macan tutul) yang juga menjadi pengawal Hr. Ms. Karel Doorman...

Read More

Maritim Dan Bahari, Dua Kata Yang Sinonim?

Oleh Irawan Djoko Nugroho Artikel Ini Merupakan Artikel Diseminasi Makalah DPS YSNB 3 Karya Bona Beding Bila akhir-akhir ini istilah (terma) Maritim dan Bahari semakin meramaikan ruang-ruang diskusi, seminar, juga pelbagai opini dan pemberitaan di pelbagai media massa; baik cetak maupun elektronik, maka timbul pertanyaan: Apakah kedua kata tersebut sinonim? Bila mengacu pada maknanya, maka artinya adalah sama, yaitu: Laut. Dengan demikian Maritim dan Bahari adalah sinonim. Namun bila mengacu pada sebuah dialektika makna, kedua kata itu ternyata berbeda. Berdasar data literatur, kata Maritim paralel pengertiannya dengan urusan perdagangan (pelayaran). Sedangkan Bahari lebih bersangkutkait dengan kebudayaan, yang dalam istilah...

Read More

Tata wilayah Indonesia sebuah gagasan Bung Karno

Dulur Dulur Pembaca sebangsa dan setanah air ,Putra Putri Ibu Pertiwi Wacana pemindahan Ibu Kota kembali ramai diperbincangkan, kini saatnya diketengahkan kembali salah satu gagasan B Karno, bagi para pembaca yang belum pernah mendengar ataupun membaca terutama generasi muda gagasan B Karno mengenai TATA RUANG Indonesia , mari kita cermati bersama tulisan dibawah ini ,pemikiran yang jauh kedepan melampaui jamannya . Sukarno Mendisain Tata Wilayah Indonesia ke Depan Banyak orang yang tidak tahu, bahwa Bung Karno salah satu Presiden yang amat mengerti tata ruang kota dan tata ruang wilayah geopolitik. Dia sendiri sudah mendisain seluruh wilayah Indonesia dengan bagian-bagian...

Read More

MENGEMBALIKAN KEJAYAAN MARITIM NUSWANTARA

Dulur dulur Pembaca sebangsa dan setanah air Putra Putri Ibu Pertiwi Mengembalikan (Kenangan) Kejayaan Maritim Nusantara Melalui karya-karyanya seperti Meluruskan Sejarah Majapahit dan Majapahit Peradaban Maritim, Irawan Djoko Nugroho menawarkan perspektif baru dalam peta sejarah nusantara. Sejarah negeri ini tak melulu tentang KEKALAHAN, tetapi juga KEJAYAAN . Sejarah kejayaan nusantara diwakili oleh Kerajaan Majapahit yang berdiri pada 1293 M. Irawan menuturkan, dalam meneliti Majapahit atau yang berkaitan dengan Majapahit, para sejarawan menerapkan metodologi yang berbeda-beda. Pertama, dalam melihat Majapahit, sejarawan meninggalkan atau tidak menggunakan data prasasti dan naskah sastra, melainkan menggunakan data lain yang telah dipilih. Misalnya, kajian yang dilakukan oleh Anthony Reid. Dalam Asia Tenggara dalam Kurun Niaga 1450-1680 jilid 2: Jaringan Perdagangan Global, Reid menggunakan data berupa catatan-catatan Eropa dan TIDAK MELIHAT SUMBER TEKS ASLINYA DI ASIA. Sejarah Majapahit bahkan menjadi subordinat sejarah negara lain setelah menggunakan data yang dipilih. Kedua, sejarawan Australia dalam meneliti Majapahit, untuk sementara menafikan prasasti dan naskah sastra, tetapi memakai data lain yang bersifat umum. Seperti kajian Martin Hare. Dalam menyusun pengaruh Majapahit atas Wwanin, Hare menafikan data Jawa dan yang dipakai sepenuhnya adalah data Cina dan Eropa untuk melihat hubungan keduanya. Namun hasil kajiannya ini tetap mendukung data dari Jawa, bahwa Majapahit memiliki pengaruh hingga Wwanin sebagaimana catatan Prapanca dalam Nagarakrtagama pupuh 14. Ketiga, sejarawan Indonesia menulis sejarah Majapahit dengan tetap fokus pada data prasasti dan naskah sastra namun kurang memanfaatkan...

Read More

MANDIRI PANGAN SUATU KENISCAYAAN

Mandiri Pangan Ketahanan Nasional Berdaulat dalam Bidang Pangan Indonesia Negara besar Negara Maritim sekaligus Agraris Pada penulisan ini ,mari kita cermati dari sisi agraris bidang pangan . Sebagai negara Maritim sekaligus Agraris yang punya kekayaan sumber daya pertanian dan pangan yang melimpah dan aneka ragam seharusnya tidak menggantungkan kebutuhan pangan dari Impor . Tetapi Ironis impor pangan tiap tahun selalu mening kat . Hampir 70 % dari kebutuhan pangan didalam negeri dipenuhi dari impôr . ( Kontan 11 Mrt 013 ). Dulur Dulur Pembaca sebangsa dân setanah air, fakta diatas harus segera diakhiri . HARGA DIRI BANGSA , taruhan terakhir dalam melepaskan diri dari jebakan impor pangan . BERDAULAT dalam pangan adalah salah satu yang harus dikuasai untuk menuju ketahanan NASIONAL yang kokoh. Swasembada beras dan tanaman pangan dicapai dengan kemandirian, baik metode maupun bibit adalah hasil ahli Indonesia sendiri bukan bibit impor !! Judul diatas bukan lagi rencana tapi suatu KEHARUSAN . Dulur Dulur , Apa yang harus kita kerjakan , mari kita simak bersama uraian dibawah sebagai berikut Tidak boleh tidak, harus mengembalikan potensi sepesifik pangan daerah.Tidak usah risau mari kita bergegas, ada jalan pintas yang jitu untuk mencapai mandiri pangan agar BERDAULATdalam PANGAN , yaitu petani dilatih dengan ; Intensifikasi pada segala jenis tanaman pangan ( seperti program pro beras ), serta dikampanyekan mengkonsumsi sumber karbohidrat selain beras, terutama didaerah – daerah yang memang padi tidak...

Read More

Hijaber di Era Majapahit

Oleh: Irawan Djoko Nugroho Pakaian wanita di era Mataram Kuna hingga Majapahit ditengarai banyak orang dari seperti pakaian basahan yang dikenakan pengantin wanita Jawa saat ini. Atau telanjang dada seperti gambar wanita Bali yang sering muncul di internet, (Lihat, http://shstempoedoloe.blogspot.com/2013/09/bali-tempo-dulu-pakaian-wanita-masih.html). Anggapan ini semakin menguat setelah muncul buku Busana Jawa Kuna dengan basic penelitian relief candi Borobudur, (Lihat Inda Citraninda Noerhadi, Busana Jawa Kuna, Jakarta, Komunitas Bambu, 2013). Karena itu pakaian yang dikenakan oleh Hijaber menjadi pakaian yang kemudian dianggap ‘tidak nasionalis’. Pemakainya ataupun yang menyarankan memakainya juga dianggap memaksa seseorang untuk berkebudayaan asing dan bukan berkebudayaan yang berakar dari diri sendiri. Benarkah demikian? Peci dan Jilbab di Relief Candi di Jawa Pakaian simbol Islam yang masih melekat hingga sekarang adalah peci dan jilbab. Pemakai pakaian ini umumnya dianggap sebagai orang Islam. Peci awalnya dianggap sebagai topi khas para buruh bangsa Melayu. Namun demikian, kini peci itu dipopulerkan oleh Presiden RI Pertama Soekarno menjadi salah satu kelengkapan pakaian kenegaraan, (Lihat Cindy Adams, Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat Indonesia). Sedangkan jilbab merupakan pakaian yang wajib digunakan oleh kaum wanita Islam, (QS.An Nuur: 31). Anggapan bahwa peci dan jilbab sebagai pakaian simbol Islam ternyata tidak sepenuhnya tepat. Di dalam relief Pendopo Panataran, kedua pakaian simbol Islam itu digunakan para putri bangsawan dan bukan oleh kaum prianya. Lihat, Mugi Agusmiyati, Variasi Bentuk Pakaian Wanita Abad X-XIV M Berdasar Penggambaran Pada Relief Candi di...

Read More

IBU KOTA MODERN TROWULAN MAJAPAHIT MELEBIHI DKI

IBU KOTA MODERN TROWULAN Negeri Maritim Nuswantara Ibu Kota Modern dengan tata kota dan tata kelola air yang mengagumkan yang telah dibangun masa itu , bahkan dari beberapa segi lebih maju dibanding DKI benarkah ?! Mari kita cermati tulisan dibawah berikut ; Pembaca Sebangsa dan Setanah Air Putra Putri Ibu Pertiwi Nusantara dimasa Majapahit waktu itu tentu sudah amat makmur ,hingga mampu membangun armada laut yang amat disegani, disepanjang jalur perdagangannya . Sisi lain kemakmuran Majapahit ,kemampuan menguasai berbagai macam teknologi, diantaranya tata kota modern ,yang ditandai dengan tersedianya sumber air bersih dan saluran air kotor ,di Ibu Kota yaitu TROWULAN . Sistim yang dibangun bahkan belum ada dikota kota Indonesia termasuk di DKI. Suatu fakta bahwa kota yang dibangun Belanda atau Indonesia berabad kemudian ternyata kalah maju, dibuat sumur penyedia air bersih untuk cuci dan minum dan saluran pembuangan air hujan dan kotor, yang ditampung di waduk sekitar pemukiman .Trowulan terletak didataran rendah dan merupakan daerah cekungan ,tetapi berkat adanya sistim parit dan embung buatan terhindar dari banjir . Sebuah copy paste ,mari kita cermati bersama . “TERSEBUTLAH keajaiban kota, tembok batu merah, tebal tinggi, mengitari pura. Pintu Barat bernama Pura Waktra, menghadap lapangan luas, bersabuk parit.” Pujangga besar Mpu Prapanca dalam Nagarakertagama Pupuh VIII menggambarkan Majapahit (1293—1521) sebagai kerajaan yang tidak saja indah, tetapi juga amat memperhatikan lingkungan: “bersabuk parit”. Majapahit memang dibangun dengan tata kota dan...

Read More

UKM TULANG PUNGGUNG EKONOMI INDONESIA

Ketahanan Nasional Dengan Memperkokoh UKM UKM tulang punggung Ekonomi Indonesia Dulur2 Pembaca sebangsa dan setanah air Putra Putri Ibu Pertiwi Markita simak bersama judul diatas apakah memang demikian adanya ,sebagai berikut. Sebagai usaha menjaga ketahanan Nasional diantaranya adalah ,menjaga masyarakat dari INFORMASI yang MENYESATKAN . Terutama yang akan berdampak terhadap rasa percaya diri terhadap KEMANDIRIAN bangsa dibidang ekonomi . Harus dicegah dengan segala CARA . Informasi seharusnya yang konstruktif ,mencerdaskan masyarakat pembaca . Tetapi kenyataannya banyak berita yang membingungkan karena faktanya jauh dari kenyataannya. Dibidang EKONOMI ,berita yang dapat dibaca di media bahwa PMA harus didorong karena akan MENUMBUHKAN lapangan kerja baru mengurangi pengangguran !! BENARKAH demikian ,mari kita simak bersama dibawah ini . Dulur2.. Ternyata KONTRIBUSI UMKM selain menyerap lapangan kerja terbanyak dan dibeberapa daerah jadi salah satu PENGGERAK perekonomian yang cukup tinggi , juga DOMINAN terhadap PDB demikianlah adanya . Banyak sudah berita dimedia yang ISINYA BERTENTAMGAN dengan data dan fakta dari BPS . Penanaman MODAL terutama ASING selalu ditempatkan sebagai LOKLMOTIF pertumbuhan . Padahal modal asing yang padat modal ,kontribusi terhadab PDB tidak sebesar yang diharapkan. Apalagi PMA PADAT KARYA pada umumnya SUNSET INDUSTRI ,pindah ke Indonesia terutama untuk menjaga keuntungannya agar tidak berkurang . Karena di negara yang ditinggalkan sudah tidak kompetitif lagi !! Industri MACAM ini yang kemarin akan CABUT ,karena naiknya UMR ,MENGGELIKAN . Mari kita simak data dari BPS sebagai berikut .....

Read More

GREEN ENERGY DIMULAI JUSTRU DARI PEDESAAN

Mandiri energi dipedesaan Sebagai AWAL pelaksanaan enerji terbarukan . Dulur2 Putra Putri Ibu Pertiwi Pembaca sebangsa dan setanah air . Mari kita cermati bersama judul diatas bagaimana CARANYA , sebagai berikut ; Desa Mandiri energi sebagai AWAL GREEN ENERGY atau energi terbarukan,yang dimulai dari pedesaan,baik untuk masak atau pun penerangan, listrik pedesaan umumnya disebut pembangkit listrik mikro, semula penerangan SEDERHANA pengganti minyak tanah , tetapi pada perkembangannya dampak berganda adanya listrik luar biasa . Suatu fakta bahwa kemandirian energi yang terlaksana dipedesaan adalah SWAKARSA DAN SWADANA. Baik oleh masyarakat sendiri atau donatur LN. Selama ini belum pernah terdengar atas anggaran pemerintah . Hal ini membuktikan bahwa POTENSI masyarakat untuk MANDIRI sangat besar . Sehingga untuk selanjutnya cukup memfasilitasi saja . Agar masyarakat suatu daerah ,dapat dengan benar dan tepat mengujutkan potensi yang ada . Karena bila dengan program pemerintah selalu terbentur dengan BIROKRASI dan selanjutnya studi studi dan sebagainya. Ujung ujungnya pengajuan dan persetujuannya,BERKEPANJANGAN DAN MELELAHKAN ! Apabila program yang direncanakan ,diluar kemampuan SWADAYA jalan keluar nya dengan CSR BUMN dan SWASTA . Sehingga merupakan TROBOSAN percepatan yang sangat layak dipertimbangkan !! Koran Merdeka Rabu tanggal 24 Juni ,Menteri KEU menegaskan bahwa Pemerintah TIDAK mengalokasikan DANA KHUSUS ENERGI ALTERNATIF ,kebijakan yang sulit dimengerti oleh rakyat . Jadi satu satunya jalan seperti tertulis diatas . Untuk percepatan dan bila beayanya tinggi perlu campur tangan CSR, tidak ada cara lain, dengan...

Read More

November 2019
S S R K J S M
« Sep    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930