IKUTI KAMI DI MEDIA SOSIAL
IKUTI KAMI DI MEDIA SOSIAL

Shadow Team Nadiem Diduga Penyebab Karut-Marut RUU Sisdiknas

Karut-marut RUU Sisdiknas diduga terjadi akibat salah desain yang dilakukan shadow team Mendikbudristek Nadiem Makarim. Hal itu diutarakan oleh Ketua Bidang Kajian dan Riset Kebijakan Pendidikan Perkumpulan Nusantara Utama Cita (NU Circle) Ki Bambang Pharma.

Ki Bambang mencurigai bahwa karut-marut berbagai kebijakan pendidikan termasuk Rancangan Undang- Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas) karena salah desain yang dilakukan oleh 400 orang tim bayangan atau shadow team yang dibentuk oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim.

Ki Bambang menyoroti kebijakan Profil Pelajar Pancasila yang nilai-nilainya tidak diturunkan dari nilai luhur Pancasila, seperti tertuang dalam naskah akademik RUU Sisdiknas.

“Kami curiga keberadaan tim bayangan ini yang menyebabkan terjadinya karut-marutnya kebijakan pendidikan nasional. Akibat ketidakpahaman dan kepongahannya menyebabkan salah desain kebijakan pendidikan nasional,” tutur Ki Bambang dalam keterangan pers tertulis, Sabtu (24/9/2022).

Ki Bambang menilai tim bayangan Nadiem gagal paham nilai luhur Pancasila sehingga mendesain Profil Pelajar Pancasila justru tidak diturunkan dari nilai-nilai Pancasila.

Dikatakan Ki Bambang, secara terang-terangan, naskah akademik RUU Sisdiknas tidak menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai nilai dasar Profil Pelajar Pancasila.

“Awalnya nilai-nilai agama hilang lalu direvisi dan diralat setelah diprotes masyarakat. Kini nilai Pancasila yang masih hilang adalah nilai kebangsaan, nasionalisme dan keadilan sosial. Semua nilai itu tetap hilang. Padahal seharusnya nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila harus diturunkan langsung dari nilai luhur Pancasila bukan seenaknya sendiri diambil dari nilai universal,” tambah Ki Bambang.

Menurut Ki Bambang, 400 anggota tim bayangan Nadiem ini juga gagal paham hubungan Pancasila dengan kewarganegaraan. Bahkan tidak paham bagaimana pendidikan didefinisikan.

“Mereka juga tidak memahami definisi pendidikan akibatnya seluruh struktur dan bangunan filosofis RUU Sisdiknas berantakan. Bahasa Indonesia bahkan hanya dimaknai sebagai alat komunikasi. Padahal bahasa Indonesia bukan hanya alat berkomunikasi tetapi alat untuk mempersatukan bangsa Indonesia dan bahasa perjuangan bangsa Indonesia sehingga harus tetap menjadi bahasa pengantar di sekolah,” katanya.

Ki Bambang menuturkan, NU Circle meminta dilakukan investigasi dan pengusutan terhadap 400 orang tim bayangan, siapa mereka dan apa misi terselubungnya.

“Karena sudah menyentuh aspek nilai-nilai luhur Pancasila yang dihilangkan, patut dicurigai 400 anggota tim bayangan ini membawa misi terselubung untuk menghancurkan generasi masa depan Indonesia. Ini sangat berbahaya. Apalagi 400 anggota itu tidak pernah dites atau lulus tes wawasan kebangsaan,” tegas Ki Bambang.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPN Vox Point Indonesia Indra Charismiadji meminta Nadiem Anwar Makarim membubarkan 400 anggota tim bayangan ini.

“Bubarkan organisasi bayangan ini. Kalau Mendikbudristek tidak mampu bekerja sama dan membangun ASN (aparatur sipil negara) di Kemdikbudristek, bisa dipastikan dia juga tidak mampu membangun SDM Indonesia di masa depan,” tegas Indra.

 

Disosialisasikan kembali dari Beritasatu.com. Sabtu, 24 September 2022 | 18:54 WIB. Penulis: Maria Fatima Bona.

https://www.beritasatu.com/news/980797/shadow-team-nadiem-diduga-penyebab-karutmarut-ruu-sisdiknas/

Bagikan ya

Leave a Reply