Yayasan Suluh Nuswantara Bakti bersama Aliansi Kebangsaan mengadakan acara Sarasehan Pendidikan secara daring berjudul ”Ke Mana Sistem Pendidikan Nasional Mengarah?” pada hari Jumat, 26 September 2025 yang lalu. Acara ini dimoderasi oleh DR. Ki Bambang Pharmasetiawan, pegiat pendidikan yang aktif di beberapa organisasi antara lain NU Circle dan Yayasan Budaya Luhur – SMA Garuda Cendekia....
Bogor – Perubahan konstitusi yang dilakukan pada 1999 hingga 2002 telah menghapus keterwakilan utusan golongan dalam Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) sebagai Lembaga Tertinggi Negara. Menurut Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, jika ingin Utusan Golongan dihadirkan kembali, salah satu jalannya adalah kembali kepada Undang-Undang Dasar 1945 naskah asli. “Pengisian Utusan Golongan jika dilakukan tanpa...
Aliansi Kebangsaan, bekerjasama dengan Yayasan Suluh Nuswantara Bakti dan FKPPI resmi meluncurkan program podcast berjudul Tiga Ranah Pancasila, Saatnya Cendekiawan Bicara, di Jakarta (28/10/2022). Peluncuran ini dilakukan oleh Ketua Aliansi Kebangsaan Pontjo Sutowo, bertepatan dengan peringatan ulang tahunnya yang ke-12, Aliansi Kebangsaan. Menurut Pontjo Sutowo, podcast ini berbicara tentang bagaimana mewujudkan pembangunan nasional berdasarkan paradigma...
Jurang kesenjangan saat ini telah menjadi sumber berbagai problematika kebangsaan bangsa hari ini. Rendahnya pemahaman dan internalisasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara telah menyebabkan bangsa Indonesia seakan-akan kehilangan “roh” kebangsaannya. Padahal, kebangsaan Indonesia yang dibangun berdasarkan nilai-nilai Pancasila sebagai nilai bersama (share values) merupakan “modal sosial” yang sangat berharga bagikelangsungan hidup bangsa dan...
Karut-marut RUU Sisdiknas diduga terjadi akibat salah desain yang dilakukan shadow team Mendikbudristek Nadiem Makarim. Hal itu diutarakan oleh Ketua Bidang Kajian dan Riset Kebijakan Pendidikan Perkumpulan Nusantara Utama Cita (NU Circle) Ki Bambang Pharma. Ki Bambang mencurigai bahwa karut-marut berbagai kebijakan pendidikan termasuk Rancangan Undang- Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas) karena salah desain...
Terbongkarnya 400 orang Tim Bayangan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan dan Ristek terus menimbulkan polemik. Masyarakat profesional santri yang tergabung dalam Perkumpulan Nusantara Utama Cita (NU Circle) mencurigai carut-marut berbagai kebijakan pendidikan selama ini akibat salah desain oleh Tim Bayangan ini. Salah satunya kebijakan Profil Pelajar Pancasila yang nilai-nilainya TIDAK diturunkan dari nilai luhur Pancasila, seperti tertuang...
Desakan untuk menunda RUU Sisdiknas masih terus berlanjut. Kali ini datang dari Ketua Lembaga Kajian Kebijakan Pendidikan NU Circle yang juga peneliti bidang pendidikan Yayasan Suluh Nuswantara Bakti (YSNB) Bambang Pharmasetiawan. Ia sepakat bahwa RUU Sisdiknas memang harus ditunda. “RUU Sisdiknas dibuat sangat tergesa-gesa sehingga banyak pasalnya yang dibuat memiliki banyak kelemahan,” kata Bambang dalam...
Desakan untuk menunda RUU Sisdiknas masih terus berlanjut. Kali ini datang dari Ketua Lembaga Kajian Kebijakan Pendidikan NU Circle yang juga peneliti bidang pendidikan Yayasan Suluh Nuswantara Bakti (YSNB) Bambang Pharmasetiawan. Ia sepakat bahwa RUU Sisdiknas memang harus ditunda. “RUU Sisdiknas dibuat sangat tergesa-gesa sehingga banyak pasalnya yang dibuat memiliki banyak kelemahan,” kata Bambang dalam...
Ketua Lembaga Kajian Kebijakan Pendidikan NU Circle yang juga peneliti bidang pendidikan Yayasan Suluh Nuswantara Bakti (YSNB) Bambang Pharmasetiawan menilai pembahasan RUU Sisdiknas harus ditunda. Menurut Bambang, penyusunan RUU Sisdiknas dibuat dengan tergesa-gesa oleh Pemerintah. “RUU Sisdiknas dibuat sangat tergesa-gesa sehingga banyak pasalnya yang dibuat memiliki banyak kelemahan,” kata Bambang melalui keterangan tertulis, Senin (5/9/2022). Bambang mengatakan...
Fenomena lunturnya karakter bangsa di kalangan pemuda termasuk para mahasiswa kini semakin mengkhawatirkan. Hal tersebut antara lain tercermin dari meningkatnya kasus kekerasan pada para remaja, penyalahgunaan narkoba, seks bebas, menurunnya rasa hormat pada orang tua, hingga rendahnya etos kerja. Padahal sebagai bagian dari generasi muda, mahasiswa mendapatkan perhatian yang lebih besar dari pemerintah dibanding kelompok...