Syarat untuk menjadi negara maju ialah jumlah pelaku entrepreneur harus lebih dari 14% dari rasio penduduknya. Sementara di Indonesia, pelaku entrepreneur baru 3,1%. Kondisi ini terjadi karena masalah budaya. Hal ini disampaikan Ketua YSNB Pontjo Sutowo dalam releasenya tanggal 4/9/2020. Menurut Pontjo Sutowo kembali, budaya bangsa ini belum berubah, yaitu budaya untuk bekerja dan...
Pontjo Sutowo, Sambutan Ketua Aliansi Kebangsaan Dalam Diskusi Publik Pembangunan Ranah Tata Kelola Negara (Sistem Ketatanegaraan), FGD Aliansi Kebangsaan, Forum Rektor Indonesia (FRI) & Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI), Jakarta, 28 Agustus 2020. Makalah silahkan klik di bawah ini: SAMBUTAN PAK PS DISKUSI PUBLIK 28AGS
Dr Diana Fawzia MA, Diskusi Publik Pemberdayaan Partisipasi Rakyat Dalam Politik Melalui Pemilihan Umum yang Bermutu, FGD Aliansi Kebangsaan, Forum Rektor Indonesia (FRI) & Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI), Jakarta, 28 Agustus 2020. Makalah dapat klik di bawah ini: PAPARAN IBU DIANA
Satya Arinanto Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Tantangan Kebangsaan, Megatrends Asia, Konsolidasi Demokrasi dan Tata Kelola Negara, Disampaikan pada FGD Aliansi Kebangsaan, Forum Rektor Indonesia (FRI) & Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI), Jakarta, 28 Agustus 2020. Makalah silahkan klik di bawah ini:
Andrinof A Chaniago Pengajar Departemen Ilmu Politik FISIP UI, KEMBALIKAN POLITIK KE ASALNYA (Menjawab Keperluan Rekonstruksi Sistem Ketatanegaraan untuk Konsolidasi Demokrasi), Disampaikan pada FGD Aliansi Kebangsaan, Forum Rektor Indonesia (FRI) & Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI), Jakarta, 28 Agustus 2020. Makalah silahkan klik di bawah ini: MATERI PAK ANDRINOF
Mengukuhkan Kebangsaan Yang Berperadaban Meraih Cita-Cita Nasional Dengan Paradigma Pancasila. Tema: Tata Kelola Negara. Topik: Rekonstruksi Sistem Ketatanegaraan untuk Konsolidasi Demokrasi, Aliansi Kebangsaan, Forum Rektor Indonesia (FRI) & Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI), Jakarta, 28 Agustus 2020. Tor silahkan klik di bawah ini: Tor Diskusi Publik Rekonstruksi Sistem Ketatanegaraan
Indonesia dicatat masih belum konsisten dengan sistem ketatanegaraan yang dianutnya. Hal ini karena meskipun sudah 75 tahun merdeka, Indonesia terus mengalami perubahan sistem ketatanegaraan. Mulai dari sistem demokrasi terpimpin, sistem presidensial, sistem parlementer, Orde Lama, Orde Baru hingga era reformasi. Kondisi ini tentu saja sangat berbahaya karena pembangunan yang dilakukannya menjadi tidak berkesinambungan dan bersifat...
Makalah Dubes RI untuk Tiongkok 1993-1997, Juwana SI Pol., dalam Webinar Bedah Buku ‘Menggalang Ketahanan Nasional Dengan Paradigma Pancasila’, dengan tema: “Dampak Semesta Covid-19 Terhadap Perdamaian – Keamanan Global dan Ketahanan Nasional Indonesia’, Jakarta, YSNB, 19 Agustus 2020. Makalah, silahkan klik di bawah ini: Makalah Yuwana di Bedah Buku ke 3 YSNB
Menurut data Worldometers (17 Agustus 2020) Pandemi Covid-19 telah menyebabkan 21,8 juta orang lebih terinfeksi di seluruh dunia, 772.751 orang di antaranya telah meninggal dunia. Di Indonesia sendiri, 141.000 orang dinyatakan positif terinfeksi, dan 6.207 meninggal dunia.Pandemi Covid-19 juga tidak hanya berdampak terhadap kesehatan masyarakat semata, namun juga memporak-porandakan aspek ekonomi, sosial, politik, budaya (kultural),...
Makalah Keynote Speech Pontjo Sutowo dalam Webinar Bedah Buku ‘Menggalang Ketahanan Nasional Dengan Paradigma Pancasila’, dengan tema: “Dampak Semesta Covid-19 Terhadap Perdamaian – Keamanan Global dan Ketahanan Nasional Indonesia’, Jakarta, YSNB, 19 Agustus 2020. Makalah silahkan klik di bawah ini : SAMBUTAN BEDAH BUKU TANNAS (19 AGU 2020)