Warning: include(/home/anandapu/suluhnuswantarabakti.or.id/wp-content/plugins/wordpress-seo/vendor/composer/../../src/schema-aggregator/user-interface/cache/indexables-update-listener-integration.php): Failed to open stream: No such file or directory in /home/anandapu/suluhnuswantarabakti.or.id/wp-content/plugins/wordpress-seo/vendor/composer/ClassLoader.php on line 576

Warning: include(/home/anandapu/suluhnuswantarabakti.or.id/wp-content/plugins/wordpress-seo/vendor/composer/../../src/schema-aggregator/user-interface/cache/indexables-update-listener-integration.php): Failed to open stream: No such file or directory in /home/anandapu/suluhnuswantarabakti.or.id/wp-content/plugins/wordpress-seo/vendor/composer/ClassLoader.php on line 576

Warning: include(): Failed opening '/home/anandapu/suluhnuswantarabakti.or.id/wp-content/plugins/wordpress-seo/vendor/composer/../../src/schema-aggregator/user-interface/cache/indexables-update-listener-integration.php' for inclusion (include_path='.:/opt/alt/php82/usr/share/pear:/opt/alt/php82/usr/share/php:/usr/share/pear:/usr/share/php') in /home/anandapu/suluhnuswantarabakti.or.id/wp-content/plugins/wordpress-seo/vendor/composer/ClassLoader.php on line 576

Warning: include(/home/anandapu/suluhnuswantarabakti.or.id/wp-content/plugins/wordpress-seo/vendor/composer/../../src/schema-aggregator/user-interface/cache/woocommerce-product-type-change-listener-integration.php): Failed to open stream: No such file or directory in /home/anandapu/suluhnuswantarabakti.or.id/wp-content/plugins/wordpress-seo/vendor/composer/ClassLoader.php on line 576

Warning: include(/home/anandapu/suluhnuswantarabakti.or.id/wp-content/plugins/wordpress-seo/vendor/composer/../../src/schema-aggregator/user-interface/cache/woocommerce-product-type-change-listener-integration.php): Failed to open stream: No such file or directory in /home/anandapu/suluhnuswantarabakti.or.id/wp-content/plugins/wordpress-seo/vendor/composer/ClassLoader.php on line 576

Warning: include(): Failed opening '/home/anandapu/suluhnuswantarabakti.or.id/wp-content/plugins/wordpress-seo/vendor/composer/../../src/schema-aggregator/user-interface/cache/woocommerce-product-type-change-listener-integration.php' for inclusion (include_path='.:/opt/alt/php82/usr/share/pear:/opt/alt/php82/usr/share/php:/usr/share/pear:/usr/share/php') in /home/anandapu/suluhnuswantarabakti.or.id/wp-content/plugins/wordpress-seo/vendor/composer/ClassLoader.php on line 576
budaya indonesia

By

YSNB2
Orang Jawa Kuno sehari-hari mengenakan kain yang menutupi dada hingga bawah lutut. Rambut mereka dibiarkan terurai. Sementara raja memakai mantel dari sutra, sepatu dari kulit, dan rambutnya disanggul memakai kerincingan emas. Demikian catatan utusan Dinasti Sung saat mendatangi Jawa pada abad ke-10. Pada masa itu, pakaian bukan sekadar penutup tubuh, tetapi juga mencerminkan status sosial....
Read More
Singkong adalah salah satu tanaman pangan yang demikian popular di Indonesia. Demikian terkenalnya, ia bahkan dicatat memiliki nama sebutan khusus di masing-masing daerah. Di Sunda, singkong disebut sampeu. Di Jawa, singkong disebut sebagai pohung. Di Sangihe, singkong disebut bungkahe dan di Gorontalo dan Tolitoli, singkong disebut kasubi. Uniknya, singkong dicatat dalam sejarah bukan sebagai tanaman...
Read More
Dari semua catatan tentang istana Majapahit, terdapat satu catatan yang paling menarik dari semua catatan yang ada. Catatan itu adalah catatan Odorico da Pordenone. Catatan perjalanan tersebut, dicetak dalam buku I viaggi di Frate Odorico. Oleh James D. Rush, dalam bukunya A Java Travellers Antology, catatan ini dijadikan catatan penting yang menyingkap perjalanan ke Majapahit...
Read More
Catatan keberadaan suku bangsa Cina yang menetap di Jawa pada masa lalu sesungguhnya masih baru. Baru pada era Majapahit akhir, dan puncaknya pada era VOC. Sebelumnya tidak ada catatan keberadaan mereka menetap di Jawa. Catatan perjalanan Fa Hsien (Faxian) ± 337 – 422 saat tiba di Jawa misalnya, selepas kapal yang ditumpanginya tiba di Jawa,...
Read More
Rumah adat saat ini menjadi salah satu rumah yang bersejarah. Selain sebagai rumah tinggal, rumah-rumah tersebut juga menjadi bukti kekayaan budaya di Indonesia. Tak sedikit rumah adat yang masih dilestarikan sampai sekarang. Tak terkecuali di daerah Jawa. Mulai dari Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat, semuanya memiliki rumah adat dengan ciri khas masing-masing. Makna...
Read More
Kita hanya tahu Indonesia sekarang berumur 75 tahun. Tapi sejatinya negeri ini sangat tua, dan ilmuwan memastikan ini adalah benua Sundaland yang tenggelam. Banyak orang tahu Zaman Es. Tapi, tampaknya hanya sedikit orang yang memahami betapa Zaman Es ratusan juta tahun lalu mengubah sebuah negeri yang kini menjadi Indonesia. Yang mengejutkan dunia adalah, fakta adanya...
Read More
Salah satu teori kontroversial mengenai Atlantis adalah yang menyebutkan kalau Indonesia merupakan lokasi sebenarnya benua dalam legenda ini. Wilayah semenanjung Melayu, termasuk Sumatera, Jawa, dan Kalimantan dulunya merupakan satu benua besar yang disebut Sundaland. Pada akhir zaman es terjadilah banjir besar akibat lelehan es yang menenggelamkan sebagian dataran Sundaland dan akhirnya membuat sebagian benua tersebut...
Read More
    Oleh : HG Sutan Adil/Adhie Kesimpulan dan pernyataan bahwa di situs sejarah Muara Takus di Kabupaten Kampar, Riau, terdapat sebuah Universitas tertua di Dunia, adalah saat diadakannya Seminar  Internasional dan Pameran Benda Sejarah Melayu Tua Minanga Kanwa yang diselenggarakan untuk menyemarakkan pelaksanaan Kampar International Dragon Boat Festival 2019 lalu, Sabtu (20/7/2019). Di seminar...
Read More
Adhie Penemuaan Situs Liyangan yang berada di bawah Gunung Sindoro di Kabupaten Temanggung pada kedalaman delapan meter di bawah permukaan tanah. Di sekitar candi ditemukan pula bangunan rumah yang mengindikasikan adanya permukiman penduduk dimasa lalu sejarah situs tersebut. Situs Liyangan ditemukan oleh penambang pasir Desa Purbosari, Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung diperkirakan pada tahun 2008 situs...
Read More
Cerita rakyat hikayat Hang Tuah bermula dari hiduplah sepasang suami istri bernama Hang Mahmud dan Dang Merdu yang menetap di Sungai Duyung, sebuah kampung yang terletak di sebuah pulau di perairan Riau. Suami istri ini dikaruniai seorang anak laki-laki yang bernama Hang Tuah. Pada suatu malam, mimpi tentang bulan yang turun dari langit menghiasi tidur...
Read More
1 5 6 7 8 9 20