Warning: include(/home/anandapu/suluhnuswantarabakti.or.id/wp-content/plugins/wordpress-seo/vendor/composer/../../src/schema-aggregator/user-interface/cache/indexables-update-listener-integration.php): Failed to open stream: No such file or directory in /home/anandapu/suluhnuswantarabakti.or.id/wp-content/plugins/wordpress-seo/vendor/composer/ClassLoader.php on line 576
Warning: include(/home/anandapu/suluhnuswantarabakti.or.id/wp-content/plugins/wordpress-seo/vendor/composer/../../src/schema-aggregator/user-interface/cache/indexables-update-listener-integration.php): Failed to open stream: No such file or directory in /home/anandapu/suluhnuswantarabakti.or.id/wp-content/plugins/wordpress-seo/vendor/composer/ClassLoader.php on line 576
Warning: include(): Failed opening '/home/anandapu/suluhnuswantarabakti.or.id/wp-content/plugins/wordpress-seo/vendor/composer/../../src/schema-aggregator/user-interface/cache/indexables-update-listener-integration.php' for inclusion (include_path='.:/opt/alt/php82/usr/share/pear:/opt/alt/php82/usr/share/php:/usr/share/pear:/usr/share/php') in /home/anandapu/suluhnuswantarabakti.or.id/wp-content/plugins/wordpress-seo/vendor/composer/ClassLoader.php on line 576
Warning: include(/home/anandapu/suluhnuswantarabakti.or.id/wp-content/plugins/wordpress-seo/vendor/composer/../../src/schema-aggregator/user-interface/cache/woocommerce-product-type-change-listener-integration.php): Failed to open stream: No such file or directory in /home/anandapu/suluhnuswantarabakti.or.id/wp-content/plugins/wordpress-seo/vendor/composer/ClassLoader.php on line 576
Warning: include(/home/anandapu/suluhnuswantarabakti.or.id/wp-content/plugins/wordpress-seo/vendor/composer/../../src/schema-aggregator/user-interface/cache/woocommerce-product-type-change-listener-integration.php): Failed to open stream: No such file or directory in /home/anandapu/suluhnuswantarabakti.or.id/wp-content/plugins/wordpress-seo/vendor/composer/ClassLoader.php on line 576
Warning: include(): Failed opening '/home/anandapu/suluhnuswantarabakti.or.id/wp-content/plugins/wordpress-seo/vendor/composer/../../src/schema-aggregator/user-interface/cache/woocommerce-product-type-change-listener-integration.php' for inclusion (include_path='.:/opt/alt/php82/usr/share/pear:/opt/alt/php82/usr/share/php:/usr/share/pear:/usr/share/php') in /home/anandapu/suluhnuswantarabakti.or.id/wp-content/plugins/wordpress-seo/vendor/composer/ClassLoader.php on line 576 budaya indonesia
Cerita rakyat hikayat Hang Tuah bermula dari hiduplah sepasang suami istri bernama Hang Mahmud dan Dang Merdu yang menetap di Sungai Duyung, sebuah kampung yang terletak di sebuah pulau di perairan Riau. Suami istri ini dikaruniai seorang anak laki-laki yang bernama Hang Tuah. Pada suatu malam, mimpi tentang bulan yang turun dari langit menghiasi tidur...Read More
Hikayat Hang Tuah adalah sebuah hikayat yang dihadirkan secara multidimensi. Ia bisa dilihat tidak dari satu sudut pandang saja, namun juga bisa dilihat dari berbagai sudut pandang, cara, dan ukuran yang beragam. Semuanya bergantung penuh pada pengetahuan diri seseorang. Pengarang Hikayat Hang Tuah sepertinya memang sengaja menghadirkan karyanya untuk disesuaikan dengan bahasa pendengarnya. Pengarang seperti...Read More
Intan R.Ichsan /Mia Dinisari /Adhie Legenda Gunung Semeru menceritakan tentang bagaimana Pulau Jawa (“Jawadwipa”) dulunya tidak stabil dan selalu bergetar, dan para dewa berusaha mencari cara untuk membuatnya stabil dan layak huni, terutama karena semakin banyak manusia yang tinggal di pulau itu. Gunung Semeru adalah salah satu destinasi gunung paling populer di Jawa Timur,...Read More
Hikayat Hang Tuah adalah satu-satunya hikayat yang paling unik. Hal ini karena di dalamnya terdapat kronogram dari peristiwa yang dialami oleh tokoh cerita. Kronogram ini tidak dijumpai dalam hikayat-hikayat lain dan bahkan tidak ditemui dalam hikayat Sulalatus Salatin (Sejarah Melayu), yang pada saat ini dianggap sebagai salah satu pensejarahan penting terkait Melaka. Sayangnya kronogram ini...Read More
Oleh : Pontjo Sutowo (Ketua Aliansi Kebangsaan) Marilah kita panjatkan puji syukur kepada Allah SWT, dalam kedaruratan pandemi Covid-19 dan pemberlakuan PPMK, pada hari ini kita semua masih diberi kesehatan untuk mengikuti diskusi yang diselenggarakan bersama oleh MPR dan Aliansi Kebangsaan dengan topik bahasan sekitar “Revitalisasi Lembaga MPR”. Tentu saya harus menyampaikan penghargaan dan...Read More
Untuk menentukan kemana dan jalan mana yang harus kita tempuh, kita harus mengingat dari mana dan mengapa kita berangkat. Dengan sedikit lebih cermat, bisa kita luruskan bahwa Indonesia sesungguhnya tak pernah dijajah. Yang dijajah itu kerajaan-kerajaan di kepulauan Nusantara, yang secara bertahap dan berbeda intesitas dintegrasikan ke dalam kesatuan pemerintahan kolonial (swasta, kemudian negara) Belanda—dengan...Read More
Menurut sejarah terutama hingga abad awal abad ke-15, terdapat 7 zona komersial maritim dunia. Lima zona dikemukakan Hall dan dua dikemukakan Irawan.Menurut Hall, lima zona komersial maritim dunia terdapat di Asia Tenggara. Mereka adalah: pertama, zona Teluk Benggala, yang mencakup India Selatan, Sri Lanka, Birma, dan pantai utara Sumatera. Zona kedua adalah kawasan Selat Malaka....Read More
Penulis Gloria Setyvani Putri | Editor Gloria Setyvani Putri Suryo/adhie Penemuan jejak masa keemasan Majapahit di kawasan Sekarpuro, Malang, Jawa Timur mengingatkan kita kembali bahwa dahulu ada kerajaan besar di Nusantara. Saat mendengar kata Majapahit, ingatan kita mungkin akan kembali ke guru sejarah yang menerangkan bahwa Majapahit adalah kerajaan besar yang berpusat di...Read More
Pesawat N-250 “Gatotkaca” itu meluncur mulus di landasan pacu bandara Husein Sastranegara. Lepas landas, dan terbang sekitar 35 menit di langit biru kota Bandung dan Jawa Barat umumnya. Sebagai anak bangsa, kita patut bangga menyaksikan peristiwa bersejarah pada 10 Agustus 1995 itu. Setelah berhasil merakit Helikopter BO-105 buatan Jerman, kemudian melalui proses panjang sejak sukses...Read More
Kala para koruptor ditangkap dan tengah diproses hukum di Indonesia, senyum sebagai bentuk tidak adanya rasa penyesalan, tetap tersungging megah di bibir mereka. Semua tiba-tiba hadir menjadi pembela termasuk para hakim. Demikian pula kala partai dan elit yang diusungnya, mampu berkuasa namun tidak berhasil melaksanakan satupun kontrak politik yang dijanjikan, mereka dapat dengan mudah berlepas...Read More