Warning: include(/home/anandapu/suluhnuswantarabakti.or.id/wp-content/plugins/wordpress-seo/vendor/composer/../../src/schema-aggregator/user-interface/cache/indexables-update-listener-integration.php): Failed to open stream: No such file or directory in /home/anandapu/suluhnuswantarabakti.or.id/wp-content/plugins/wordpress-seo/vendor/composer/ClassLoader.php on line 576

Warning: include(/home/anandapu/suluhnuswantarabakti.or.id/wp-content/plugins/wordpress-seo/vendor/composer/../../src/schema-aggregator/user-interface/cache/indexables-update-listener-integration.php): Failed to open stream: No such file or directory in /home/anandapu/suluhnuswantarabakti.or.id/wp-content/plugins/wordpress-seo/vendor/composer/ClassLoader.php on line 576

Warning: include(): Failed opening '/home/anandapu/suluhnuswantarabakti.or.id/wp-content/plugins/wordpress-seo/vendor/composer/../../src/schema-aggregator/user-interface/cache/indexables-update-listener-integration.php' for inclusion (include_path='.:/opt/alt/php82/usr/share/pear:/opt/alt/php82/usr/share/php:/usr/share/pear:/usr/share/php') in /home/anandapu/suluhnuswantarabakti.or.id/wp-content/plugins/wordpress-seo/vendor/composer/ClassLoader.php on line 576

Warning: include(/home/anandapu/suluhnuswantarabakti.or.id/wp-content/plugins/wordpress-seo/vendor/composer/../../src/schema-aggregator/user-interface/cache/woocommerce-product-type-change-listener-integration.php): Failed to open stream: No such file or directory in /home/anandapu/suluhnuswantarabakti.or.id/wp-content/plugins/wordpress-seo/vendor/composer/ClassLoader.php on line 576

Warning: include(/home/anandapu/suluhnuswantarabakti.or.id/wp-content/plugins/wordpress-seo/vendor/composer/../../src/schema-aggregator/user-interface/cache/woocommerce-product-type-change-listener-integration.php): Failed to open stream: No such file or directory in /home/anandapu/suluhnuswantarabakti.or.id/wp-content/plugins/wordpress-seo/vendor/composer/ClassLoader.php on line 576

Warning: include(): Failed opening '/home/anandapu/suluhnuswantarabakti.or.id/wp-content/plugins/wordpress-seo/vendor/composer/../../src/schema-aggregator/user-interface/cache/woocommerce-product-type-change-listener-integration.php' for inclusion (include_path='.:/opt/alt/php82/usr/share/pear:/opt/alt/php82/usr/share/php:/usr/share/pear:/usr/share/php') in /home/anandapu/suluhnuswantarabakti.or.id/wp-content/plugins/wordpress-seo/vendor/composer/ClassLoader.php on line 576
budaya indonesia

Indeks

Kompas/24/01/2022 melaporkan bahwa “Nusantara, khususnya Pulau Jawa, pernah masuk dalam peta industri global pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20. Kala itu, industri gula di Jawa menempati posisi puncak di Asia dan bahkan menjadi salah satu yang terbesar di dunia bersama Kuba dan beberapa negara Eropa.” Namun, semua nyaris tinggal kenangan. Taukah kamu bahwa...
Read More
Islam mengalami perubahan-perubahan besar dalam sejarahnya. Bukan ajarannya, melainkan penampilan kesejarahan itu sendiri, meliputi kelembagaannya. Mula-mula seorang nabi membawa risalah (pesan agama, bertumpu pada tauhid) bernama Muhammad, memimpin masyarakat muslim pertama. Lalu empat pengganti khalifah meneruskan kepemimpinannya berturut-turut. Pergolakan hebat akhirnya berujung pada sistem pemerintahan monarki. Begitu banyak perkembangan terjadi. Sekarang ada sekian republik dan...
Read More
Ada 4 musuh besar ketahanan nasional pada saat ini. Keempatnya menggerogoti ketahanan nasional sekaligus menghancurkan kepentingan nasional. Di mana kepentingan nasional adalah melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia; memajukan kesejahteraan umum; mencerdaskan kehidupan bangsa; melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial. Keempat musuh besar tersebut adalah: 1. Fundamentalisme...
Read More
Banyak yang bertanya apa itu sebenarnya makna pemimpin pancasilais. Pemimpin pancasilais sesungguhnya adalah pemimpin bermental spiritual. Komunitas yang crank dan menyempal. Tak hirau tahta, harta dan wanita. Pemimpin yang fokus wakaf jiwa raga buat rakyat miskin papa. Pemimpin ini memiliki tindakan satunya laku, kata dan nalarnya. Sidik, amanah, fatanah dan tabligh. Pemimpin yang meneladani teladan-teladan...
Read More
Di manakah batas gila dan waras itu? Imam Maarif penulis buku puisi ini, memiliki tesis yang unik. Dengan sangat menarik ia mempuisikan kegilaan dan kewarasan dengan alur yang sarat makna. Tak percaya? Berikut petikannya:   Orang gila berjalan di atas imajinasinya/orang waras berjalan di atas normatifnya. Orang gila berjalan dalam khayalannya/orang waras berjalan dalam pikiran-pikirannya....
Read More
Habis. Bangsa ini seperti kehabisan manusia Pancasila. Kini, di mana saja dan kapan saja banyak pejabat ditangkap KPK. Kini, siapapun KKN dan berbudaya “nyogok alias suap.” Tak henti-henti kabar dan peristiwa itu terjadi. Malu sudah tak tertradisi, moral sudah hilang sejak mula, akhlak tertinggal di kitab-kitab suci, kesopanan dan keadaban tinggal legenda dan kisah saja....
Read More
Sungguh, waktu telah menjadikan manusia sempurna: akal dan jiwa. Maka, saat terbangun akal-budi dan nalarnya, sesungguhnya ia menyempurna melewati postulat hewan. Seiring waktu, matahari menyapa dengan hangatnya cahaya, sehingga kesadaran cinta dan kasih menetas dengan mengucap โ€œselamat berpikir dan selamat berkarya pada semua.โ€ Inilah waktu untuk menyongsong bangkitnya ordo spiritualitas, manusia spiritual dan spiritual pemimpin...
Read More
Hubungan Majapahit dengan Cina dicatat dalam banyak sumber. Diantaranya dicatat dalam Nฤgarakแน›tฤgama (teks Jawa Kuno) dan Sejarah Dinasti Ming (teks Klasik Cina). Dalam catatan Sejarah Dinasti Ming, Kaisar Cina tahun 1443 dalam suratnya dicatat menyatakan sebagai rakyat Majapahit. Suratnya berbunyi: โ€œBerbagai negara di seberang lautan semuanya harus membawa upeti tiga tahun sekali; Anda, oh, Raja,...
Read More
Mental yang hilang. Karakter yang lemah. Aturan yang cacat. Nilai-nilai yang berubah. Terjangan kolonialisme baru. Konstitusi yang berkhianat. Itulah enam problema pokok ekonomi-politik Indonesia hari ini. Menyikapi hal tersebut, kami mencoba bertemu dan mencari terobosan. Lewat diskusi terbatas (FGD) dengan para cendekiawan, kita menemukan sembilan buah usulan. Sembilan Usulan Perbaikan Tata Kelola Kenegaraan Pertama, peserta...
Read More
Bogor – Perubahan konstitusi yang dilakukan pada 1999 hingga 2002 telah menghapus keterwakilan utusan golongan dalam Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) sebagai Lembaga Tertinggi Negara. Menurut Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, jika ingin Utusan Golongan dihadirkan kembali, salah satu jalannya adalah kembali kepada Undang-Undang Dasar 1945 naskah asli. “Pengisian Utusan Golongan jika dilakukan tanpa...
Read More
1 2 3 4 5 6 55