Diakhiri dengan tiga buku yang sangat cerdas. Begitulah cara Mas Bi (begitu aku biasa memanggilnya) meninggalkan kami, murid dan kader yang mencintainya. Tentu ini warisan yang tak biasa, sebaliknya ini warisan besar bagi negeri tercinta. Sebelum itu, ia memang tak dikenal dalam “peta ekonom besar” yang mengharu biru jagat literasi intelektual kita. Sebab, hari-harinya dipenuhi...
Aku memulai dengan buku Kitab Kedaulatan (KK: 2017). Juga pidato kunci di Udayana tahun 2018. Yang pertama merupakan sebuah riset serius soal kedaulatan sebagai tulangpunggung kemerdekaan. Yang kedua diperuntukkan untuk wisudawan. Di sini, pertanyaannya kemudian, “Mengapa diskursus kedaulatan menjadi penting kita ungkap kembali?” Sebab, kulihat kini kita memeluk masa lalu dengan dua mata terpejam; hati...