Warning: include(/home/anandapu/suluhnuswantarabakti.or.id/wp-content/plugins/wordpress-seo/vendor/composer/../../src/schema-aggregator/user-interface/cache/indexables-update-listener-integration.php): Failed to open stream: No such file or directory in /home/anandapu/suluhnuswantarabakti.or.id/wp-content/plugins/wordpress-seo/vendor/composer/ClassLoader.php on line 576
Warning: include(/home/anandapu/suluhnuswantarabakti.or.id/wp-content/plugins/wordpress-seo/vendor/composer/../../src/schema-aggregator/user-interface/cache/indexables-update-listener-integration.php): Failed to open stream: No such file or directory in /home/anandapu/suluhnuswantarabakti.or.id/wp-content/plugins/wordpress-seo/vendor/composer/ClassLoader.php on line 576
Warning: include(): Failed opening '/home/anandapu/suluhnuswantarabakti.or.id/wp-content/plugins/wordpress-seo/vendor/composer/../../src/schema-aggregator/user-interface/cache/indexables-update-listener-integration.php' for inclusion (include_path='.:/opt/alt/php82/usr/share/pear:/opt/alt/php82/usr/share/php:/usr/share/pear:/usr/share/php') in /home/anandapu/suluhnuswantarabakti.or.id/wp-content/plugins/wordpress-seo/vendor/composer/ClassLoader.php on line 576
Warning: include(/home/anandapu/suluhnuswantarabakti.or.id/wp-content/plugins/wordpress-seo/vendor/composer/../../src/schema-aggregator/user-interface/cache/woocommerce-product-type-change-listener-integration.php): Failed to open stream: No such file or directory in /home/anandapu/suluhnuswantarabakti.or.id/wp-content/plugins/wordpress-seo/vendor/composer/ClassLoader.php on line 576
Warning: include(/home/anandapu/suluhnuswantarabakti.or.id/wp-content/plugins/wordpress-seo/vendor/composer/../../src/schema-aggregator/user-interface/cache/woocommerce-product-type-change-listener-integration.php): Failed to open stream: No such file or directory in /home/anandapu/suluhnuswantarabakti.or.id/wp-content/plugins/wordpress-seo/vendor/composer/ClassLoader.php on line 576
Warning: include(): Failed opening '/home/anandapu/suluhnuswantarabakti.or.id/wp-content/plugins/wordpress-seo/vendor/composer/../../src/schema-aggregator/user-interface/cache/woocommerce-product-type-change-listener-integration.php' for inclusion (include_path='.:/opt/alt/php82/usr/share/pear:/opt/alt/php82/usr/share/php:/usr/share/pear:/usr/share/php') in /home/anandapu/suluhnuswantarabakti.or.id/wp-content/plugins/wordpress-seo/vendor/composer/ClassLoader.php on line 576 budaya indonesia
Konflik adalah tantangan sebuah negara majemuk. Negara dengan banyak agama, suku, bahasa dan ras. Negara seperti Indonesia. Konflik menjadi menu keseharian. Menurut asal katanya, konflik berasal dari bahasa Latin “configere” yang berarti saling serang. Secara sosiologis, konflik diartikan sebagai proses sosial antara dua orang atau lebih (bisa juga kelompok) di mana salah satu pihak berusaha...Read More
Ada masalah genting dan penting yang dialami negara pada saat ini. Salah satunya mengenai desain tata kelola sumber daya alam. Menjadi rahasia umum jika tata kelola SDA negara tidak lagi sesuai dengan amanat konstitusi. Ada banyak sumber daya alam (SDA) yang ada di Indonesia dikuasai, atau diambil negara asing tanpa dinikmati oleh rakyat Indonesia. Penguasaan...Read More
“Karena ini perang semesta maka ideologi kita bukan bagian dari penjajah. Sebaliknya ideologi ini antitesa dari yang ada (kapitalisme dan etatisme) agar kita selalu merdeka,” kata Soekarno suatu kali. Ide yang melawan, memerdekakan dan membebaskan. Dus, revolusi ini memberikan umat manusia secerah harapan, keyakinan dan kepercayaan akan hadirnya keadilan, kesejahteraan dan kebahagiaan bersama dan untuk...Read More
Jika ditanya wartawan: “Siapa ekonom pribumi yang paling layak dapat nobel ekonomi”? Tidak ragu kujawab, Subiakto Tjakrawerdaja. Walau tak banyak meriset dan menulis buku, tetapi karya di bawah ini sudah cukup menjadi ‘argumentasi ilmiah’ bagi kelayakan penulisnya dapat nobel. Buku karyanya berjudul ‘Koperasi Indonesia’, dan dibuat prolognya oleh Dawam Rahardjo serta epilognya oleh Haryono Sujono....Read More
Diakhiri dengan tiga buku yang sangat cerdas. Begitulah cara Mas Bi (begitu aku biasa memanggilnya) meninggalkan kami, murid dan kader yang mencintainya. Tentu ini warisan yang tak biasa, sebaliknya ini warisan besar bagi negeri tercinta. Sebelum itu, ia memang tak dikenal dalam “peta ekonom besar” yang mengharu biru jagat literasi intelektual kita. Sebab, hari-harinya dipenuhi...Read More