Those who control oil and water will control the world (John Gray, 29 March 2008). And, history may not repeat itself, but it can sometimes rhyme. ‘Mereka yang menguasai minyak dan air akan menguasai dunia (John Gray, 29 Maret 2008). Dan, sejarah mungkin tidak berulang, tetapi terkadang bisa berirama’. Ini tentu situasi dan hipotesa tengah....
Candi Borobudur adalah salah satu candi Budha terbesar di Indonesia. Candi ini dicatat pada era Majapahit tepatnya pada Nāgarakṛtāgama pupuh 77.3. Dalam Nāgarakṛtāgama, Borobudur disebut dengan Buḍur. Identifikasi Buḍur sebagai Borobudur dicatat dilakukan Pigeaud dalam komentarnya, (Pigeaud IV:236-237). Menurut Prapañca, Buḍur merupakan 1 dari 51 deśa (wilayah perdikan) yang disebut sebagai kasugatan kabajraḍaran akrāma. Pigeaud...
Mengapa kita kehilangan titik tuju? Karena kita lupa dengan titik kumpul. Mengapa kita kehilangan titik kumpul? Karena kita lupa dengan titik tumpu. Inilah kemenangan riil dari lanjutan atas neokolonialisme yang sedang terus dialami Indonesia. Padahal, tiga titik itu ada dalam konstitusi. Tetapi, konstitusi kita tak ditradisikan pelajarannya. Tak banyak orang suka. Hanya sedikit sekali yang...
Kisah ini berakhir di pertemuan pertama. Pada perpustakaan yang bergemuruh dalam ucapan selamat bertemu lagi. Bertemu dengan buku dan jurnal-jurnal. Mengejar guru besar. Padahal, aku sudah lama menghindarimu. Bahkan menyebut nama saja tak mampu. Apalagi mengetiknya. Sialnya kau ada di sini. Di antara gosip dan cerca para pecinta negara. Di antara si kufur dan pasukan...
JAKARTA – Fenomena perang modern dewasa ini telah menyebabkan sumber dan watak ancaman terhadap bangsa dan negara semakin majemuk. Karena itu, paradigma keamanan nasional tidak mungkin lagi hanya bertumpu pada TNI, tetapi juga harus melibatkan aktor-aktor lain yang dimiliki negara. Satu di antaranya adalah Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI). Hal...
JAKARTA – Fenomena perang modern dewasa ini telah menyebabkan sumber dan watak ancaman terhadap bangsa dan negara semakin majemuk. Karena itu, paradigma keamanan nasional tidak mungkin lagi hanya bertumpu pada kekuatan tradisional yakni TNI, tetapi juga harus melibatkan aktor-aktor lain yang dimiliki negara, satu di antaranya adalah FKPPI (Forum Putra-Putri Purnawirawan Indonesia). Hal tersebut disampaikan...
Kawanku, birokrat dan akademisi kampus yang cerdas, menulis buku bagus. Ya. Setelah menjadi dekan, ekonom ini ikut berproses di birokrasi. Ahmad Erani Yustika, namanya. Judul lengkap bukunya, “Ekonomi Politik: Kajian Teoretis dan Analisis Empiris,” ketebalannya 292 halaman plus. Terbit tahun 2020 oleh penerbit Intrans Publishing Malang, dan ber-ISBN: 978-602-6293-98-5. Erani ini beruntung. Dapat kesempatan mewarnai...
Sejak kapan politik kita menjadi politisasi warga negara dan ekonomi kita menjadi ekonometrik? Ini pertanyaan penting saat zaman normal. Tetapi, ini jadi pertanyaan mubazir di zaman edan. Tentu saja, secara serius kita akui problem kebuntuan ekonomi-politik negara Indonesia seolah tak pernah selesai. Dalam konteks kekinian, ada jurang yang begitu lebar dalam kebijakan ekonomi selama ini,...
KKN. Itulah warisan yang terus menggurita. Di republikmu, ia agama lama yang terus diperbarui oleh agensi (yang) dulu bahkan sangat membencinya. Tak percaya? Bacalah buku berjudul, “Ekonomi Politik Monopoli: Negara Pelayan Kapitalis Dan Kuasa Korporasi Dalam Bisnis Pasar Modern.” Ditulis oleh dosen cerdas Abdul Aziz, buku ini merupakan disertasi di Fisip UI yang digarap sangat...
Sambil ngeteh di pojok kampus, seorang purnawirawan laksamana bergumam pedih, “Kok bisa diskursus kedaulatan kita hilang? Kok bisa lembaga yang mengurus soal itu absen? Kok bisa tak banyak agensi yang menyadari itu? Mungkinkah karena ini keberhasilan kinerja neoliberal?” Tidak mudah menjawab keresahan ini. Terlebih disampaikan oleh serdadu. Aku sendiri tidak tahu apa yang beliau lakukan...