MENGAPA negara dan warganya harus dilindungi? Sebab, neoliberal ini sangat anti kepemilikan publik (misalnya BUMN) dan berupaya membuat pemerintahan di banyak negara lumpuh sehingga merekalah yang berkuasa atas negara dan sistem pemerintahan, sosial, ekonomi dan politiknya. Invasi kurikulum dan konstitusilah kunci yang mereka dahulukan. Amok neoliberalisme menjadi mengerikan karena ia adalah paham ekopol yang mengutamakan...
Di manakah kini kemakmuran bersama berada? Tidak mudah menjawabnya. Sebab makmur adalah suatu keadaan di mana kita dapat memenuhi kebutuhan primer, sekunder dan tersier dengan mudah. Kemakmuran juga berarti mendapatkan semua kebutuhan-kebutuhan tersebut tanpa adanya tekanan dan kesulitan yang amat sangat. Dan, pelakunya mampu mengatur keadaan finansial, waktu dan tenaganya dengan ceria. Selain itu, pelaku...
Kini, semua tempat adalah pasar dan semua peristiwa adalah kerakusan. Untuk semenjana, agama dan ide-ide progresif kemanusiaan wafat ditelan gairah hasrat kaduniawian. Pasar dan kerakusan kini menjadi potret terbaru dari dunia yang sedang kita huni. Tak ada kata yang lebih pas menjelaskan kondisi kekitaan kini. Itu tesisku yang makin kuyakini setelah zaman mukidi menjadi sunyata...
Keren. Menjijikkan. Dari semua kejadian yang kini kita alami dalam urusan politik. Apanya yang keren? Adalah lahirnya arus balik: bangkitnya para penipu yang dipimpin Jokowi. Ia yang akan menipu dunia dengan sekejap saja. Dimulai saat ia bikin Esemka, ke Ukraina dan Rusia lalu sebentar lagi semua keluarganya meminum kursi kuasa penghasil kencing onta di jejeg...
Jika penjajah Portugis, Spanyol, VOC, Belanda dan Jepang mendorong kita menjadi “bangsa gunung” maka pemimpin kini mendorong kita menjadi “bangsa selokan.” Pada bangsa gunung, budaya yang berkembang adalah mistisisme dan feodalisme. Pada bangsa selokan, budaya yang berkembang adalah korupsi, utang dan merasa paling benar. Tentu saja kedua model bangsa itu menyalahi takdir kita sebagai bangsa...
Rasanya seluruh kejeniusanku tumpul jika mencari solusi dari problem kalian, apalagi problema Indonesia. Ujung pangkalnya di mana? Hulu hilirnya apa? Aku sungguh-sungguh tak tahu sampai kini. Hingga kemalasan dan kepariaan terus memeluk kita. Fajar sebelum hari raya, setelah tahajud dan jamaah subuh di masjid, kalian masih mengirim puisi. “Yang terparah dalam dunia kita adalah keadaan...
Pemenang masa depan adalah iptek, bukan ilmu gaib bukan pula ilmu metafisika ala pawang hujan. Penguasa masa kini adalah teknologi, bukan tradisi. Hal ini karena, ilmu gaib dan tradisi sudah jadi jasad renik. Keduanya dimakan usia. Menjadi purba dan sia-sia bagi yang menelannya. Iptek berbasis akal. Teknologi bersendi nalar. Itulah metoda. Itulah jalan walau bukan...
Setelah sekian tahun berdemokrasi dan merasa menegakkan HAM, serta memberantas KKN, kenapa kita saksikan pemerintahan kita berasa tribalisme? Kita tahu, pemerintahan tribalisme merupakan bentuk pemerintahan purba yang biasanya berupa pemerintahan gabungan dari beberapa suku yang saling melindungi agar kekuasaan-kejahatannya efektif dan KKN mereka aman. Bentuknya ada dua. Pertama, tribalisme despotik, di mana pemimpin diperoleh dari...
Lalu, tuan Rusdi bertanya padaku soal revolusi yang tertera di akhir tulisan mason kapital degil. Kujawab, ia disebut trias revolusi: mental, nalar dan konstitusional. Kulminasi dari menanam, memanen dan menabung. Ini harus dikerjakan bersama secara simultan, berkelanjutan dan tertradisikan. Sebab, sebagai negara postkolonial yang telah milyaran hari dirampok, kita mewarisi tiga hal: 1)Mental kolonial: inlander...
Berbekal ilmu filologi, riset serius serta ditambah buku-buku klasik Cina, Portugis, Arab, serta yang paling penting adalah kitab-kitab babad Nusantara, penulis Irawan Djoko Nugroho berhipotesa bahwa Kerajaan Majapahit adalah negara maritim dan terkaya di Asia Tenggara karena mempunyai jumlah perahu dan kapal terbesar di dunia! Kita tahu, kerajaan Majapahit didirikan pada tahun 1293 oleh Raden...