Dalam ajang Temu Ilmiah Rutin (TIR) yang digelar di ruang RP Sudjono Balar Yogyakarta, Kamis (15/4/2021), Peneliti Arkeologi Islam/Kolonial Balai Arkeologi Yogyakarta, Drs. Masyhudi Muhtar, mengungkapkan bahwa dia sudah menemukan naskah Arab Pegon tertua di Jawa. Di dalam naskah itu dicantumkan angka 1347 dalam angka Arab. Hal tersebut menunjukkan jika naskah atau tulisan itu dibuat...
Akhir-akhir ini pemberantasan perjudian sedang digalakkan oleh pihak kepolisian kita. Begitu pula razia premanisme dan pelacuran. Judi, premanisme, dan pelacuran dianggap merupakan salah satu “penyakit masyarakat” yang banyak menimbulkan keresahan, seperti kejahatan atau tindak kriminal. Pada zaman dulu tindak kriminal pun selalu dihubungkan dengan perjudian dan pelacuran. Maka untuk mengurangi kejahatan itu pihak aparat...
Menurut Sutasoma, di dalam Setra atau pekuburan terdapat 3 bangunan yang ada di dalamnya. Rangkang di keempat sudutnya, Witâna di tengah pekuburan dan sebuah bangunan lagi yang disebut Yaśa. Kakawin Sutasoma IX: 7.1-3. 1) Nyanggrodhâsělur ing lěmah kěpuh agöng karamayan amilět těkeng ruhur, sak rangkang nyan amarppatâpaḍu witâna ri těngah ikanârjja kokiran, byâtītan ri surup...
Bali tidak menghasilkan rempah tapi telah mengenalnya sejak awal abad masehi. Perdagangan rempah menghubungkannya dengan India, Cina, dan Mediterania. Guru besarUniversitas Udayana Prof.I ketut Ardhana menyebutkan pelabuhan-pelabuhan kuno dan tempat geraham milik orang India di bali dapat diduga menjadi bukiti adanya jejak jalur rempah sejak awal masehi. Keterbatasan informasi kesejarahan yang menyebut Bali berkaitan dengan...
ANGAN-ANGAN menyatukan Nusantara, cakrawala mandala dwipantara, sudah dimiliki Raja Kertanagara (1268-1292) hampir seabad sebelum Gajah Mada menyatakan Sumpah Palapa.Gagasan politik Raja Singhasari itulah yang menginspirasi Sang Mahapatih untuk bersumpah menyatukan Nusantara di bawah Majapahit. “Gajah Mada meneruskan politik pengembangan mandala hingga seluruh dwipantara atau Nusantara yang awalnya telah dirintis Kertanagara,” tulis Agus Aris Mundandar, arkeolog Universitas Indonesia, dalam Gajah Mada Biografi Politik. Menurut Agus,...
Orang Jawa Kuno sehari-hari mengenakan kain yang menutupi dada hingga bawah lutut. Rambut mereka dibiarkan terurai. Sementara raja memakai mantel dari sutra, sepatu dari kulit, dan rambutnya disanggul memakai kerincingan emas. Demikian catatan utusan Dinasti Sung saat mendatangi Jawa pada abad ke-10. Pada masa itu, pakaian bukan sekadar penutup tubuh, tetapi juga mencerminkan status sosial....
Singkong adalah salah satu tanaman pangan yang demikian popular di Indonesia. Demikian terkenalnya, ia bahkan dicatat memiliki nama sebutan khusus di masing-masing daerah. Di Sunda, singkong disebut sampeu. Di Jawa, singkong disebut sebagai pohung. Di Sangihe, singkong disebut bungkahe dan di Gorontalo dan Tolitoli, singkong disebut kasubi. Uniknya, singkong dicatat dalam sejarah bukan sebagai tanaman...