KKN. Itulah warisan yang terus menggurita. Di republikmu, ia agama lama yang terus diperbarui oleh agensi (yang) dulu bahkan sangat membencinya. Tak percaya? Bacalah buku berjudul, “Ekonomi Politik Monopoli: Negara Pelayan Kapitalis Dan Kuasa Korporasi Dalam Bisnis Pasar Modern.” Ditulis oleh dosen cerdas Abdul Aziz, buku ini merupakan disertasi di Fisip UI yang digarap sangat...
Sambil ngeteh di pojok kampus, seorang purnawirawan laksamana bergumam pedih, “Kok bisa diskursus kedaulatan kita hilang? Kok bisa lembaga yang mengurus soal itu absen? Kok bisa tak banyak agensi yang menyadari itu? Mungkinkah karena ini keberhasilan kinerja neoliberal?” Tidak mudah menjawab keresahan ini. Terlebih disampaikan oleh serdadu. Aku sendiri tidak tahu apa yang beliau lakukan...
Pemerintah kembali bakal memulangkan salah satu benda warisan budaya yang ada di luar negeri. Kali ini adalah sebuah prasasti yang tersimpan di Museum India di Kalkuta India. Prasasti ini dibawa ke India oleh Belanda pada abad ke-20. Kedutaan Besar RI di India menyatakan pemerintah segera memproses pemulangan prasasti yang berasal dari abad ke-11 ini. Demikian...
Banyak yang menyangka, Majapahit tidak memiliki pengaruh di Indonesia Timur dalam hal budaya. Pendapat tersebut tentu tidak benar. Dalam Seminar Cerita Panji sebagai Warisan Budaya Dunia yang diselenggarakan Perpustakaan Nasional RI Jakarta tanggal 28-28 Oktober 2014, ditemukan adanya adopsi kisah Panji di Bugis. Kisah Panji dalam Lontara Bugis-Makassar dikenal dengan judul Kelana Gunung Pere’. Isi...
Narasi ini besar di kalimat, tetapi terlalu kerdil di implementasi. Itulah narasi maritim; negara kepulauan. Sering dipidatokan dan dibuat lembaga serta peta jalannya, tetapi lumpuh diterjang kuasa kontinental. Padahal, Ketua YSNB Iman Sunario bertesis: “kesadaran budaya sebagai bangsa bahari dan kesadaran geografis sebagai negara kepulauan akan menjadi modal untuk memperkokoh pemerintahan yang berkarakter, bersih dan...
Negara ini seperti tak eksis lagi. Ia kini menjelma sebagai predator, bukan pelindung. Mungkin karena Indonesia adalah pertanyaan dan jawaban yang koma, bukan titik. Ia terus. Ia dinamis. Ia menuju. Ia berhenti sejenak untuk berangkat kembali. Ujungnya tak ditemukan. Titiknya makin samar. Yang menang dan berkuasa kini tak peduli nilai dan cita-cita besarnya. Padahal, Indonesia...
Kehidupan berbangsa Indonesia belakangan sering diwarnai dengan berbagai gejala yang menunjukkan belum optimalnya signifikansi agama dan keberagamaan bagi pembangunan peradaban nasional kita. Indikasinya ditandai dengan beberapa gejala seperti berulangnya berbagai peristiwa dan kasus terorisme/ekstremisme kekerasan berbasis doktrin keagamaan tertentu, maraknya gerakan untuk mengganti negara Pancasila dan mendirikan negara khilafah, radikalisme dan massifnya ujaran kebencian (hate...