IKUTI KAMI DI MEDIA SOSIAL
IKUTI KAMI DI MEDIA SOSIAL

Artikel

Pemenang masa depan adalah iptek, bukan ilmu gaib bukan pula ilmu metafisika ala pawang hujan. Penguasa masa kini adalah teknologi, bukan tradisi. Hal ini karena, ilmu gaib dan tradisi sudah jadi jasad renik. Keduanya dimakan usia. Menjadi purba dan sia-sia bagi yang menelannya. Iptek berbasis akal. Teknologi bersendi nalar. Itulah metoda. Itulah jalan walau bukan...
Setelah sekian tahun berdemokrasi dan merasa menegakkan HAM, serta memberantas KKN, kenapa kita saksikan pemerintahan kita berasa tribalisme? Kita tahu, pemerintahan tribalisme merupakan bentuk pemerintahan purba yang biasanya berupa pemerintahan gabungan dari beberapa suku yang saling melindungi agar kekuasaan-kejahatannya efektif dan KKN mereka aman. Bentuknya ada dua. Pertama, tribalisme despotik, di mana pemimpin diperoleh dari...
Lalu, tuan Rusdi bertanya padaku soal revolusi yang tertera di akhir tulisan mason kapital degil. Kujawab, ia disebut trias revolusi: mental, nalar dan konstitusional. Kulminasi dari menanam, memanen dan menabung. Ini harus dikerjakan bersama secara simultan, berkelanjutan dan tertradisikan. Sebab, sebagai negara postkolonial yang telah milyaran hari dirampok, kita mewarisi tiga hal: 1)Mental kolonial: inlander...
Those who control oil and water will control the world (John Gray, 29 March 2008). And, history may not repeat itself, but it can sometimes rhyme. ‘Mereka yang menguasai minyak dan air akan menguasai dunia (John Gray, 29 Maret 2008). Dan, sejarah mungkin tidak berulang, tetapi terkadang bisa berirama’. Ini tentu situasi dan hipotesa tengah....
Ketika nāgara Majapahit abad ke-14 mengalami masalah, seorang pemuda desa bernama Damarwulan dicatat mampu menjadi problem solver negara. Tidak hanya mampu memadamkan pemberontakan Minakjingga, tapi juga mampu memimpin Majapahit meneruskan tradisi sebelumnya. Keberhasilan Damarwulan ini menunjukkan bila desa pada masa Majapahit memiliki eksistensi yang mampu melahirkan kepimpinan nasional yang dibutuhkan. Desa dan nāgara pada masa...
Kisah ini berakhir di pertemuan pertama. Pada perpustakaan yang bergemuruh dalam ucapan selamat bertemu lagi. Bertemu dengan buku dan jurnal-jurnal. Mengejar guru besar. Padahal, aku sudah lama menghindarimu. Bahkan menyebut nama saja tak mampu. Apalagi mengetiknya. Sialnya kau ada di sini. Di antara gosip dan cerca para pecinta negara. Di antara si kufur dan pasukan...
Perairan di kawasan timur Indonesia, khususnya Maluku dan sekitarnya merupakan bagian dari pusat keragaman hayati laut yang tertinggi di dunia. Sejak tahun 1960-an, pemerintah Indonesia menaruh perhatian terhadap pembangunan kelautan dan percepatan pembangunan di kawasan timur Indonesia. Perkembangan iptek bidang kelautan (oceanografi) mendorong mantan presiden Soekarno mencanangkan pembangunan Institut Teknologi Ambon, institut oseanografi terbesar di...
Candi Prambanan bukan satu-satunya candi di Klaten, Jawa Tengah, yang menarik untuk dikunjungi. Masih ada candi lain yang tak kalah menarik, salah satunya adalah Candi Plaosan. Sebagaimana dilansir Indonesia Kaya, Candi Plaosan dibangun oleh Raja Ke-enam Kerajaan Mataram Kuno, Rakai Pikatan untuk istrinya, Pramodawardhani. Pembangunan candi ini merupakan tanda cinta dari Rakai Pikatan. Bukan hanya...
Toleransi beragama khususnya di Indonesia bukanlah hal yang baru. Kerukunan antar umat beragama masyarakat Indonesia ternyata telah ada berabad-abad silam. Indonesia yang dahulu disebut sebagai kepulauan Nusantara ini memiliki keberagaman adat istiadat yang membentuk masyarakat multikulturalisme. Sejak lahirnya kerajaan-kerajaan di Nusantara membawa pengaruh besar bagi sistem kepercayaan masyarakat dari anemisme-dinamisme ke ajaran Hindu dan Buddha....
Pengantar Dalam lini facebook Meluruskan Sejarah Majapahit, Dede Iman Purnomo menanyakan tentang teknologi era Majapahit. Pertanyaan yang kesannya sederhana ini, ternyata tidak sesederhana dalam menjawabnya. Hal ini karena banyak acuan harus dilihat kembali untuk membantu menjawabnya. Membahas teknologi Majapahit pada dasarnya tidak lepas dari penerapan Etika Jawa Kuna yang diterapkan masyarakat Jawa Kuna termasuk Majapahit....
1 12 13 14 15 16 27