Ada 4 tujuan negara yan dimiliki Indonesia. Pertama. Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. Kedua. Memajukan kesejahteraan umum. Ketiga. Mencerdaskan kehidupan bangsa. Keempat. Ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Tujuan negara sebagai visi negara Indonesia tersebut diperkuat dengan nilai-nilai yang harus diikuti, salah satunya adalah Pasal...
Tak ada kejahatan terbesar di dunia ini selain penjajahan (kolonialisme). Dan, tak ada kemuliaan yang lebih mulia selain jihad melawannya. Sebab, mereka mewariskan kerusakan maha dahsyat di semua lini rakyat. Maka wajar jika salah satu amanat konstitusi adalah menghapus penjajahan di atas dunia, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. Melalui penjajah tersebut, kita warisi...
Transmigrasi merupakan salah satu bentuk rekayasa demografis. Rekayasa demografis atau “demographic engineering” adalah sebuah kebijakan pemerintah mengubah konfigurasi demografis untuk mencapai tujuan sosial, ekonomi maupun politik. Berdasarkan telusuran literatur, rekayasa demografis mulai diperkenalkan oleh pemerintah kolonial Belanda pada tahun 1905 ketika 155 keluarga dipindahkan dari Bagelen, Kedu (Jawa Tengah) ke Gedong Tataan di Lampung. Kebijakan...
Multietnik merupakan takdirnya. Ia ditempa dalam medan pertempuran. Ia runtuh dalam Paregreg dan bencana plus kedatangan kolonialis purba. Padahal, Banten merupakan negara maritim yang kuat dengan armada modern sehingga menguasai perdagangan di sekitar negara-negara tetangga. Kini, kisah kebesarannya tinggal cerita. Di masa itu (1526–1813), ia memonopoli perdagangan produk herbal seperti Lada, Kopi dan Gula yang...
Tuna literasi adalah kerugian. Rabun sejarah adalah penyakit yang akan mematikan masa gemilang. Maka, jangan sirami hidup kita dengan kerabunan itu. Sebaliknya, siramilah terus dengan hujan literasi agar merasa tak cukup dengan sejuta buku; semilyar diskusi dan setrilyun riset. Dengan begitu, masa depan kita bisa gemilang. Kegemilangan yang bisa dimulai dengan pertanyaan: “Tahukah kalian apa...
Frederich Nietzsche berkata: “Saya sejak lama ingin hidup di kalangan kaum Muslim, khususnya ketika iman mereka kuat: dengan ini saya berharap bisa mengasah penilaian saya dan pandangan saya untuk menilai hal-hal kebaratan.” Nietszche memberi pesan. Tentang indahnya kehidupan berada dalam lingkupan kaum muslimin. Tapi ketika masa keimanan kaum muslimin sangat kuat. Bukan di era modernis...
Tahukah anda kelahiran seluruh peradaban awal muncul di pinggiran lempengan teknonik? Peradaban Mahenjo Daro dan Harappa, Mesopotamia, Asiria-Persia, Mesir, Phoenisia, Minoan-Yunani-Romawi, Maya-Aztek, juga Sundaland-Nusantara, semua tumbuh di tepian lempengan teknonik. Hidup di tepian lempeng api memang menghadapi ancaman yang mematikan, namun juga menggairahkan. Di sana terkembang alam nan indah dengan kesuburan tanah, aliran sungai, lembah,...
Peradaban kita hari ini sedang menghadapi empat persoalan genting. Pertama. Fundamentalisme pemerintahan. Kedua. Terorisme ekonomi. Ketiga. Fasisme keluarga. Keempat. Rentetan bencana alam. Keempatanya menggerogoti ketahanan nasional sekaligus menghancurkan kepentingan nasional. Tentu saja kepentingan utama kita dalam bernegara adalah melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia; memajukan kesejahteraan umum; mencerdaskan kehidupan bangsa; melaksanakan ketertiban...
Meneruskan kesadaran ekonomi nasional yang makin sekarat, kini kita memasuki hal yang paling mengerikan: baik angkanya, nasibnya, maupun destruktifnya bagi warga negara Indonesia. Yaitu bisnis perundang-undangan. Jual beli pasal dan jual beli kebijakan. Aktor dan lembaganya jelas. Bisnis ini mulai marak dikerjakan oleh ekonom-ekonom neoliberal yang beraksiologi begundal-lokal. Di republik ini imamnya bernama Widjojo Nitisastro....
Kita perlu bertanya, “apa yang sedang dilakukan presiden dengan Nawacitanya di tengah empat perang bersamaan: proxy war, asimetric war, currency war dan agency war?” Apa yang ia lakukan dengan program revolusi mental seiring sedang bertarung antara neoliberalisme (kapitalis private) melawan neokomunisme (kapitalis negara). Sebuah perang yang akibatnya membuat krisis (keuangan) di mana-mana. Jika lihat pernyataan...