IKUTI KAMI DI MEDIA SOSIAL
IKUTI KAMI DI MEDIA SOSIAL

Artikel

Jawaga atau Jawa dikenal oleh para penulis Arab sebagai daerah yang memiliki wilayah yang sangat luas. Menurut Abu Zayd (916 M), salah satu jajahan Jawaga ialah Kalah, terletak antara negara Cina dan Arab. Kapal-kapal dari Oman datang ke situ dan dari situ kembali ke negara Arab.(1) Demikian terkenalnya Jawa sebagai sebuah kerajaan, maka nama kerajaan...
Viktor Emil Frankl (1905-1997) menulis, “Bukan hidup yang memberikan jawaban kepada kita, tapi kitalah yang harus memberikan jawaban kepada kehidupan.” Dalam rangka menjawab kehidupan bernegara, mari kita diskusikan ekopol berbasis konstitusi. Sebab bernegara adalah berkonstitusi pun sebaliknya, berkonstitusi adalah bernegara. Ekonomi Konstitusi Adalah Koperasi Ekonomi konstitusi itu intinya koperasi yang memenuhi kebutuhan dasar manusia (pangan,...
Sebelum Hindu dan Budha masuk ke Indonesia pada masa lampau, Indonesia menurut para sejarawan dicatat telah memiliki keyakinan asli yaitu Animisme dan Dinamisme. Menurut Bernard H.M. Vlekke misalnya, unsur-unsur agama Indonesia sebelum kedatangan Hindu dan Budha ada dua. Pertama adanya keyakinan panteistik bahwa segala sesuatu dan segala makhluk hidup punya jiwa. Kedua adanya keyakinan keberadaan...
Kawan-kawanku pernah bertanya, “Apa formasi mutakhir dari struktur ekopol hari ini?” “Kwartet dan tetralogi ekonomi Nusantara,” jawabku sekenanya. “Bagaimana penjelasannya?” kejarnya tak sabaran. Tersenyum, aku berkata, “Begini ringkasannya”. Sesungguhnya, proyek besar kemerdekaan kita adalah merealisasikan jalan ekopol Pancasila. Apa itu? Adalah melaksanakan komitmen pemerataan; melahirkan kebijakan ekonomi nasionalis; mendesain perencanaan yang kuat, komprehensip dan terpusat;...
Peradaban Djawa itu dicetak oleh tiga hal: keberlimpahan alam raya, keramah-tamahan penghuninya, filsafat kebutuhan bukan keinginan. Tetapi, akibat bencana, paregreg dan penjajahan, semua tinggal sisa. Kini, sungai hilang kedalamannya; pasar hilang suaranya; pandita hilang malunya; mantera hilang saktinya. Begitulah ujaran Jawa yang sangat berharga. Maka, mendialogkan Jawa adalah mendialogkan hilangnya. Mewarisi cerita dan epos besar...
Prakata Sejarah Perjalanan Orang Jawa (230 SM-1292M), Alam Semesta Bukan Ciptaan Tuhan adalah sebuah buku yang ditulis oleh Sigit Wibowo dan Eko Teguh Widodo. Buku ini diterbitkan oleh Yayasan Jawa Kanung, Jakarta, 2016. Buku ini terdiri dari 17 BAB. Diawali dengan BAB 1: Awal-Mula Alam Semesta, BAB 2: Asal Usul-Usul Orang Jawa, BAB 3: Kondisi...
Globalisasi negatif. Itu istilahku untuk situasi yang terjadi di Indonesia kini. Kita gagal merespon dengan cerdas hingga jadi korban. Dan, korban itulah kita kini sehingga miskin. Tetapi, apa itu miskin? Kemiskinan struktural adalah kenestapaan yang dialami (warga) negara postkolonial akibat dari super struktur yang menjajah, mendominasi dan merampok SDA dan SDMnya. Struktur yang dominan plus...
Ultima Indonesia itu Pancasila. Ia yang mengadilkan, memakmurkan, menyentosakan dan memartabatkan. Tetapi, sejarahnya tak sependek sinetron tivi dan umur kekuasaan seorang presiden. Nilai-nilai ini tumbuh di Jawa purba. Kini, Pancasila tetap bertahan dalam angan-angan, dalam pikiran, dalam sanubari, dalam harapan masa depan. Walau nyatanya Pancasila belum merealitas, belum terlaksana maksimal, belum terbangun sempurna, hingga belum...
Kekerasan dalam bahasa adalah tanda kekerasan dalam pikiran. Dan, kekerasan dalam pikiran adalah tanda kemacetan dalam capaian cita-cita. Kemacetan cita-cita adalah suasana kita semua kini. Apa dosa terbesar pemerintahan Indonesia terhadap warganya sejak Orde Baru? Adalah beragama “pertumbuhan.” Iman pada pembangunan berdimensi pertumbuhan inilah “dosa asal dan dosa induk” yang tak banyak dipahami presiden-presiden kita....
Mengapa hasil pendidikan kita tak terlalu memuaskan dalam merealitaskan janji konstitusi? Dalam preambule konstitusi ada kata: melindungi, faktanya masih banyak yang tak sekolah. Ada kata mencerdaskan, faktanya masih banyak yang buta huruf. Ada kata menyejahterakan, faktanya ketimpangan makin tajam. Ada kata menertibkan, faktanya makin tidak tertib. Tentu ada banyak jawaban. Tapi lewat pendekatan postkolonial studies...
1 9 10 11 12 13 27