Warning: include(/home/anandapu/suluhnuswantarabakti.or.id/wp-content/plugins/wordpress-seo/vendor/composer/../../src/schema-aggregator/user-interface/cache/indexables-update-listener-integration.php): Failed to open stream: No such file or directory in /home/anandapu/suluhnuswantarabakti.or.id/wp-content/plugins/wordpress-seo/vendor/composer/ClassLoader.php on line 576

Warning: include(/home/anandapu/suluhnuswantarabakti.or.id/wp-content/plugins/wordpress-seo/vendor/composer/../../src/schema-aggregator/user-interface/cache/indexables-update-listener-integration.php): Failed to open stream: No such file or directory in /home/anandapu/suluhnuswantarabakti.or.id/wp-content/plugins/wordpress-seo/vendor/composer/ClassLoader.php on line 576

Warning: include(): Failed opening '/home/anandapu/suluhnuswantarabakti.or.id/wp-content/plugins/wordpress-seo/vendor/composer/../../src/schema-aggregator/user-interface/cache/indexables-update-listener-integration.php' for inclusion (include_path='.:/opt/alt/php82/usr/share/pear:/opt/alt/php82/usr/share/php:/usr/share/pear:/usr/share/php') in /home/anandapu/suluhnuswantarabakti.or.id/wp-content/plugins/wordpress-seo/vendor/composer/ClassLoader.php on line 576

Warning: include(/home/anandapu/suluhnuswantarabakti.or.id/wp-content/plugins/wordpress-seo/vendor/composer/../../src/schema-aggregator/user-interface/cache/woocommerce-product-type-change-listener-integration.php): Failed to open stream: No such file or directory in /home/anandapu/suluhnuswantarabakti.or.id/wp-content/plugins/wordpress-seo/vendor/composer/ClassLoader.php on line 576

Warning: include(/home/anandapu/suluhnuswantarabakti.or.id/wp-content/plugins/wordpress-seo/vendor/composer/../../src/schema-aggregator/user-interface/cache/woocommerce-product-type-change-listener-integration.php): Failed to open stream: No such file or directory in /home/anandapu/suluhnuswantarabakti.or.id/wp-content/plugins/wordpress-seo/vendor/composer/ClassLoader.php on line 576

Warning: include(): Failed opening '/home/anandapu/suluhnuswantarabakti.or.id/wp-content/plugins/wordpress-seo/vendor/composer/../../src/schema-aggregator/user-interface/cache/woocommerce-product-type-change-listener-integration.php' for inclusion (include_path='.:/opt/alt/php82/usr/share/pear:/opt/alt/php82/usr/share/php:/usr/share/pear:/usr/share/php') in /home/anandapu/suluhnuswantarabakti.or.id/wp-content/plugins/wordpress-seo/vendor/composer/ClassLoader.php on line 576
budaya indonesia

By

YSNB1
Peradaban kita hari ini sedang menghadapi empat persoalan genting. Pertama. Fundamentalisme pemerintahan. Kedua. Terorisme ekonomi. Ketiga. Fasisme keluarga. Keempat. Rentetan bencana alam. Keempatanya menggerogoti ketahanan nasional sekaligus menghancurkan kepentingan nasional. Tentu saja kepentingan utama kita dalam bernegara adalah melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia; memajukan kesejahteraan umum; mencerdaskan kehidupan bangsa; melaksanakan ketertiban...
Read More
Hidup mungkin lebih mudah dinikmati jika kita tak tahu yang terjadi di sebaliknya yang rumit dan berbelit-belit. Pada buku Pram, beberapa yang rumit itu membuat berkenyit. Semoga kita dapat takdir terbaik: khusnul khatimah. Bukan sembelit melainkan berkah. Aku menemukan harta karun ini di sela menghadiri forum bisnis di Apartemen Evensiio Depok. Saat itu, dari arah...
Read More
Meneruskan kesadaran ekonomi nasional yang makin sekarat, kini kita memasuki hal yang paling mengerikan: baik angkanya, nasibnya, maupun destruktifnya bagi warga negara Indonesia. Yaitu bisnis perundang-undangan. Jual beli pasal dan jual beli kebijakan. Aktor dan lembaganya jelas. Bisnis ini mulai marak dikerjakan oleh ekonom-ekonom neoliberal yang beraksiologi begundal-lokal. Di republik ini imamnya bernama Widjojo Nitisastro....
Read More
Pertama, tak sengaja mampir toko buku. Melihat makin sepi dan berdebu. Tak seramai dulu. Mereka kini tinggal menghitung utang-utang dan berusaha melunasinya, lalu berniat tutup. Itulah sejarah narasi kita: tak sempat sempurna modern, sudah diterjang zaman pengganti. Kita lahir dari satu disrupsi ke disrupsi tanpa sempat dewasa dan punya fungsi memaksimalkan fakultas pikir (nalar) dan...
Read More
Kita perlu bertanya, “apa yang sedang dilakukan presiden dengan Nawacitanya di tengah empat perang bersamaan: proxy war, asimetric war, currency war dan agency war?” Apa yang ia lakukan dengan program revolusi mental seiring sedang bertarung antara neoliberalisme (kapitalis private) melawan neokomunisme (kapitalis negara). Sebuah perang yang akibatnya membuat krisis (keuangan) di mana-mana. Jika lihat pernyataan...
Read More
“Mengapa gerakan Islam (parpol dan ormas) selalu kalah di Indonesia?” tanya Prof Vedi R. Hadiz dalam kuliah umum di FISIP UI beberapa tahun lalu. Ia menjawab sendiri pertanyaan itu dengan berkata: “Karena Islam di Indonesia tidak memiliki borjuasi nasional.” Satu kekalahan politik yang berdampak pada ketiadaan populisme islam yang pada gilirannya melahirkan kelompok frustasi yang...
Read More
Kekuasaan berbasis modal dan orang kaya disebut oligarki. Dalam pemaknaan yang luas, oligarki ada dua rupa: Pertama, oligarki memiliki dasar kekuasaan—kekayaan material—yang tidak dapat diseimbangkan. Kedua, oligarki memiliki jangkauan kekuasaan yang luas, militeristik dan sistemik, meskipun dirinya berposisi minoritas dalam kekuasaan. Dengan demikian, kekuasaan oligarkis selalu didasarkan pada pemerintahan yang susah dihancurkan karena jangkauannya luas...
Read More
Ibu kesedihan itu adalah saat tahu bahwa orang yang kita cintai, menderita. Sedangkan ayah kesedihan itu adalah saat tahu bahwa pemimpin yang kita pilih, menipu. Kini, aku mengalami puncak-puncak kesedihan itu: kekasih yang menderita dan kepala negara yang menipu. Kalian tahu? Bila waktu revolusi telah datang, tentu mukjizat tak kan pergi. Terimakasih karena revolusi telah...
Read More
Berbeda dari ahli politik yang lain, saya punya hipotesa bahwa utusan daerah dan golongan dihadirkan dalam arsitektur tata negara kita adalah: untuk memastikan kesetimbangan antar badan publik. Artinya, agar tidak ada dominasi pasar atas lainnya. Dominasi pasar atas negara, agama dan rakyat akan menghasilkan neoliberalisme. Hilirnya oligarkisme, kartelisme, predatorisme. Maka, cara mengatasi dominasi pasar itu...
Read More
Indonesia saat ini tengah memperingati hari kemerdekaannya yang ke 77. Dalam usia yang telah mencapai 77 tahun ini, Indonesia ternyata masih tertinggal dari beberapa negara Asean. Indonesia juga belum mampu mensejahterakan dan mencerdaskan rakyatnya, sesuai dengan tujuan nasional yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945. Hal ini dapat dilihat dari data Human Development Index (HDI) Indonesia...
Read More
1 8 9 10 11 12 34